Selasa, 29 Agustus 2017

FINA DAN NOVAL

Jika saya harus menyebutkan siapa teman yang merangkap menjadi orang tua saya di pwt mungkin saya akan menjawab dua orang ini. Mereka adalah Fina dan Noval. Mengapa demikian? Karena kita sering bonceng tiga dalam satu motor. Noval di depan, fina di tengah, lalu dimana saya? Ya saya di depan Noval.
Tidak akan saya lupakan awal pertemuan kita di Fapet. Kita satu kelompok Ospek dulu, dan tak menyangka Fina dan Noval menjadi sepasang kekasih sampai sekarang.
Fina. Oh bukan, lebih enak saat memanggilnya Ipin. Banyak orang yang bilang bahwa saya dan Fina itu mirip. Postur tubuh ga beda jauh. Walaupun fina selalu komplain jika tinggi kita disamakan dengan alasan “Apaan, aku lebih tinggi dari iis ya” sambil mengukur tinggi dengan tangannya. Ya dia memang lebih tinggi dari saya tepatnya 5 cm di atas saya.
momen saat saya mengikuti Touris Hunting bersama Fina dan Noval

Unforgettable memory bersama Fina yaitu pernah suatu ketika saya nginap di kosannya selama kurang lebh 5 hari, waktu itu saya sedang ada masalah dengan kosan saya, dan Alhamdulillah Fina mau berbagi kamar dengan saya. Ya.. walaupun dia itu cerewet, kalo ngomong ga disaring, jago banget kalo bangunin saya tidur dan pastinya dia (aduh saya bingung mencitrakan bagian ini) intinya dia itu baik sering bersedekah terutama “sedekah kent*t” (you know what lah what i mind)
Kalo bicara soal Noval dia itu bijak, pengertian, pekerja keras, dan sederhana. Beberapa kali saya pernah beradu pendapat dengan Noval walau seringnya selalu saya yang kalah. Tapi itulah Noval yang selalu bisa mencairkan suasana, yang selalu jeli melihat kesempatan, yang selalu mau berusaha apapun untuk kebaikan dirinya.
Unforgettable memory bersama Noval yaitu ketika kita curhat mengenai orang tua, Noval bilang “Saya segini adanya, keluarga saya segitu adanya, kalo mereka ga punya ya kali saya harus keukeuh minta”
Fina baik Noval memberikan banyak pengalaman dan pelajaran. Membuat saya semakin dewasa, dan berusaha berubah menjadi pribadi yang lebih bertanggungjawab. Terimakasih untuk kalian berdua, semoga cepet putus. Putuskan untuk dihalalkan. Jangan lupain aku ya...
XOXO
iis

IRFAN FAJAR ALI AHMAD

jombi sedang bergaya

Gagah nian nama Kau
Sama seperti orangnya hitam, besar, dan sangar.
Irfan itu paling ramah di antara teman yang lain.
Satu hari kenal irfan ramah
Dua hari kenal irfan ramah
Berhari-hari kenal irfan marah.
Artikan sendiri. Haha canda fan candaaa
Ga ada kata nolak kalo diajakin main.”
Fan kesini yuk”/ “Yuk”, “Fan makan yuk”/ “Yuk”,
“Fan joging yuk” / “Yuk” . “Fan” “Fan” “Fan” “Fan” “Fan”.... kipas anginnnn kali.
Ah asing rasanya kalo hanya memanggilnya Irfan karena lebih asik memanggilnya Jambi, atau ga Jombi (Jomblo Jambi) saking mengkhawatirkannya setiap karaokean pasti playlistnya ada lagu “Angka satu” liriknya kurang lebih kayak gini
“Masak, masak sendiri
Makan, makan sendiri
Cuci baju sendiri
Tidurpun sendiri”
Ohhhh.....
Watir dengan liriknya ditambah lagi miris liat Irfan menghayati dengan sangat.
Irfan itu uangnya banyak, beuh tukang traktir anak kangen koe. Saya sempat bingung
“Uang kamu banyak Fan?”
“Aku tuh is, kalo di Jambi kerja angkat pinang, aku suka dikasih uang sama bapaku, uangnya aku tabung buat main di Jawa” (baca pakai logat Jambi)
Perlu diketahui rumah Irfan itu di Jambi tepatnya butuh 4 jam dari pusat kota, jalan setapak, nyebrang laut leuweung gunung, belum lagi meuntas sungai, kalo musim hujan naik motor ga jarang banyak yang kepeleset.
Saya itu paling sering kena marahnya Irfan, kata kata seperti
"Lolo"
“Gigi Kau”
“Mata Kau tuh nak mano!”
Itu tuuh udah biasaaaaa
Saya dulu sering ngebantah kalo dimarahi irfan, tapi sekarang mulai dikurangi karena faktanya dia lebih tua 2 tahun dari saya. Makanya dia marah besar pas saya keceplosan bilang dia bocah. LOL
Walaupun Irfan belum lulus. Tapi denger-denger dia bakal jadi pengusaha ternak sapi di Jambi. Sukses terus ya Irfan Jombi. Gemukan sapimu seperti kau menggemukan badanmu.
Janganlah kau merajuk terus. Pusing lah aku menyimaknya.
Hey. Ku tunggu kau pinang gadis inisial dari A itu.
Sampai jumpa lagi ya. Jombi!
Xoxo
Iis.